|
Antiokhia MBK baru saja mengadakan Week End yang ke 22 pada tanggal 2-4 Juli 2010 di Rumah Retret Canossa, Jalan Utama 1, Gang Bakhita, Bintaro, Jakarta Selatan. Pada WEA kali ini diikuti oleh peserta sebanyak 25 orang dan team sebanyak 30 orang. WEA ke 22 ini dipimpin oleh sepasang Palu-Bulu yang notabene ganteng dan cantik, yaitu Ricky Noviyandi dan Audrey Gandasasmita. Serta dibantu oleh Koordinator Paroki, Giovanni Raymond dan Jeannie Chandhika. Tentu saja tak lupa ada Papi Mami yang setia mendampingi kita, yaitu Pi Suseno Mi Christine, Pi Irwan Mi Melly, Pi Teguh Mi Yanti, Pi Anton Mi Honglan, Pi Erwin Mi Jenny, Pi Andre Mi Sianne dan Mi Vero. Sayangnya pada WEA kali ini Pi Bas Mi Yeyen tidak bisa hadir karena menengok cucunya yang baru lahir di Kanada, sedangkan Pi Indra Mi Elly berhalangan untuk hadir. Tema WEA ke 22 kali ini sangatlah unik, mengingat beberapa kali terjadi pergantian tema yang sangat krusial. Sehingga pada akhirnya, dicetuskanlah sebuah tema yaitu ‘Home’. Mengapa WEA kali ini bertemakan ‘Home’? Karena kita berinisiatif menjadikan Antiokhia sebagai rumah kedua bagi para @ers. Dimana di dalamnya kita berjalan bersama-sama dalam mencapai tujuan kita dan tidak akan ada yang tertinggal di belakang, karena kita semua merupakan satu kesatuan dalam ‘rumah’ yang disebut Antiokhia. Pada hari pertama, acara dibuka dengan kata sambutan dari Palu-Bulu, oleh Ricky dan Devina selaku wakil dari Bulu. Audrey selaku Bulu tidak dapat hadir pada siang itu karena ujian akhir semester di tempat kuliahnya dan menyusul ke Canossa pada sore harinya. Selanjutnya dilanjutkan oleh sharing dan games seru yaitu 7up, dor-doran, dan tangan tremor. Ada yang unik dalam pembagian kelompok sharing hari pertama. Para peserta diharuskan mengambil kertas yang sudah dinamai. Lalu, para peserta diharapkan menirukan suara hewan dan meniru barang perabotan yang biasanya terdapat di rumah sehingga merekapun dapat menemukan kelompok sharingnya masing-masing berikut para mentornya pula. Hari pertama ditutup dengan renungan dan dilanjutkan dengan Jalan Salib. Di hari kedua, kegiatannya pun tidak kalah seru. Diawali dengan renungan dan sharing. Lalu, terdapat pula games outdoor maupun indoor yang menuntut semua pesera bersaing agar dapat memenangkan games-games tersebut. Selain itu, para peserta diuji kreatifitasnya untuk membuat lambang Antiokhia dan menampilkan drama tentang pewartaan Antiokhia sesuai kelompok tema yang ditentukan. Hari kedua ditutup oleh Malam Rekonsiliasi dan Pengakuan Dosa. Malam rekonsiliasi dipimpin oleh Romo Vitalis serta dibantu Romo Widi untuk Pengakuan Dosa. Hari terakhir, seperti biasa kegiatan diawali dengan renungan dan dilanjutkan dengan sharing. Lalu, Romo Vitalis menambahkan sharing tentang ’Panggilan’ setelah sharing paling akhir. Para peserta terlihat antusias mendengarkan sharing dari Romo yang berasal dari negeri kincir angin tesebut. Pada penghujung acara, ditutup oleh misa pelantikan @ers baru yang dipimpin oleh Romo Vitalis serta rangkaian acara Malam Penutupan (MalTup) yang berkesan di hati semua pihak. Malam Penutupan WE 22 Antiokhia MBK dihadiri oleh beberapa orang tua dari peserta dan @ers dari MKK. Acara dibuka kata sambutan dari Pi Irwan Mi Melly, Palu Bulu (Ricky-Audrey) dan KorPar (Raymond-Jeannie). Setelah itu, para @ers baru yang sudah dilantik mempersembahkan drama persembahan untuk @ers lama yang sangat menarik. Tak mau kalah dari para @ers baru, para @ers lama juga mempersembahkan drama oleh Evan, dkk untuk semua pihak yang hadir pada acara tersebut. Acara Maltup resmi ditutup dengan pembacaan award, dan pamitan. Pembacaan award pada WE kali ini diwarnai kejutan dari Ricky dan Audrey, selaku Palu Bulu. Semua team yang hadir diberikan pin penghargaan atas usaha mereka yang telah membuat WEA 22 ini berjalan dengan cukup sukses, tentunya tanpa membeda-bedakan usaha yang telah mereka buat. Secara keseluruhan acara WEA ke 22 ini berjalan dengan lancar dan sukses. Suasana hangat dan akrab tercipta antara team dan @ers baru yang masih berstatus peserta. Para peserta mau terlibat secara aktif pada WE kali ini sejak hari pertama. Sharing-sharing yang disajikan cukup menarik para peserta agar dapat terus mendengarkan serta memahami inti dari setiap sharing yang telah ditampilkan oleh para presenter WEA 22. Hidup Antiokhia !!!
WRITER
|
Antiokhia MBK
Awalnya, pada tahun 1988, Papi Mami Lies Talieb (pasutri ME) melihat potensi muda mudi di paroki MBK sehingga timbul keinginan untuk menyelenggarakan Weekend Antiokhia di Paroki MBK. Untuk itu bekerja sama dengan paroki dan sekolah sang timur, maka pada bulan Desember 1988, diutus 8 muda-mudi Paroki Tomang (Paroki MBK) untuk mengikuti Weekend Antiokhia di Cijantung – Jakarta Timur. [readmore]
Koordinator Paroki MBK
Koordinator Paroki Antiokhia MBK untuk periode 2009-2011 dipegang oleh duo pemuda-pemudi, yaitu Giovanny Raymond dan Jeannie Chandhika. Berikut ini ialah profil diri masing-masing Koordinator Paroki.
Giovanni Raymond
Giovanni Raymond, biasa dipanggil dengan sebutan Raymond. Koorpar kita yang satu ini mulai bergabung sebagai Antiokhers sejak Week End Antiokhia MBK yang ke 17. Sekarang ini, Raymond berprofesi sebagai mahasiswa di Universitas Atma Jaya, Jakarta, Jurusan Teknik Elektro. Selama 5 tahun aktif di Antiokhia, koorpar yang mempunyai sifat humoris ini merasakan positifnya kegiatan Antiokhia ini. Ia merasa terus berkembang baik dalam iman maupun dalam hal organisasi. Raymond merasa senang setelah mempunyai banyak teman di Antiokh. Baginya teman-teman di Antiokhia sudah seperti keluarga sendiri.
Jeannie Chandhika
Jeannie Chandhika, yang biasa dipanggil akrab Jeannie adalah Antiokhers dari Paroki Maria Bunda Karmel (MBK). Ia mulai bergabung di Antiokhia mulai dari Week End ke 19. Koorpar yang terkenal tegas ini, baru saja lulus dari SMA Santa Ursula, Jakarta dan akan melanjutkan studinya di Prasetya Mulya Business School, Jurusan S1 Bisnis. Selama 3 tahun aktif di Antiokh, Jeannie mengalami banyak hal manis dan pahit untuk pembelajarannya di kehidupan nyata. Bagi Jeannie, bertemu dengan para Antiokhers adalah hal yang sangat berarti.
Giovanni Raymond, biasa dipanggil dengan sebutan Raymond. Koorpar kita yang satu ini mulai bergabung sebagai Antiokhers sejak Week End Antiokhia MBK yang ke 17. Sekarang ini, Raymond berprofesi sebagai mahasiswa di Universitas Atma Jaya, Jakarta, Jurusan Teknik Elektro. Selama 5 tahun aktif di Antiokhia, koorpar yang mempunyai sifat humoris ini merasakan positifnya kegiatan Antiokhia ini. Ia merasa terus berkembang baik dalam iman maupun dalam hal organisasi. Raymond merasa senang setelah mempunyai banyak teman di Antiokh. Baginya teman-teman di Antiokhia sudah seperti keluarga sendiri.
Latest News Antiokhia MBK
- Liputan : Follow Up 2 BBQ Antiokhia MBK
- Follow Up 1 Antiokhia MBK
- Week End Antiokhia MBK 22 by Priska Astrid
- Weekend Antiokhia MBK 22 Official Trailer
- Liputan Week End Antiokhia 22 Maria Bunda Karmel
- Sejarah Antiokhia MBK
- Weekend Team Antiokhia MBK 18-20 Juni 2010
- Week End 22 Antiokhia MBK
- Presentation Camp 2010 Antiokhia MBK
.
What is Antiokhia?
Antiokhia adalah suatu persekutuan yang dikelola dalam suatu paroki yang diperuntukan bagi remaja Katolik. Antiokhia adalah suatu program rohani yang dimulai dengan suatu pengalaman Week End dan mempunyai... [readmore]
Distrik Jakarta
Distrik
Latest News
- Liputan : Follow Up 2 BBQ Antiokhia MBK
- Nick Vujicic, Pria Tanpa Kaki Dan Tangan
- Wacana Perayaan 25 Tahun Antiokhia Indonesia
- Liputan Follow Up 1 Week End 11 Antiokhia MKK
- Update Peserta FFWE 4 Antiokhia
- Follow Up 1 Antiokhia Santo Yakobus Gading
- Follow Up 1 Antiokhia MBK
- Week End Antiokhia MBK 22 by Priska Astrid
- Liputan Week End Antiokhia 11 MKK
- Pengumuman : Perayaan Ultah Romo Radik
- Weekend Antiokhia MBK 22 Official Trailer
- Liputan WeekEnd Antiokhia 4 Santo Bonaventura
- Sejarah Antiokhia Santo Bonaventura
- Liputan Week End Antiokhia 22 Maria Bunda Karmel
- Sejarah Antiokhia MBK




