Ketua Umum dari acara ini adalah Yofie Setiawan bersama Ketua Lapangan Kinara Sudarta, yang sekaligus saat ini keduanya aktif memimpin Antiokhia sebagai Koordinator Distrik Jakarta. Selain bermaksud merayakan syukuran dengan usia Kategorial Antiokhia yang telah mencapai usia 25 tahun, acara ini diadakan juga dengan maksud mengumpulkan antiokhers dari berbagai paroki supaya bisa mempererat persaudaraan kaum muda dari berbagai paroki. Tujuan ini searah dengan misi Antiokhia Distrik Jakarta yang berusaha mempererat persaudaraan kaum muda antar paroki, dimulai dari antiokhers.
Tidak hanya berusaha mengumpulkan antiokhers muda dari berbagai paroki, namun event ini juga berusaha mengajak antiokhers tua alias senior untuk ikut hadir. Sehingga berhasil dikumpulkan beberapa sosok antiokhers yang dulu mengikut weekend pada tanggal 10-12 Juli 1986 yang pertama diadakan di Sekolah Strada, Cengkareng. Banyak diantaranya hingga kini masih aktif dalam berbagai kegiatan gereja.
Acara dengan judul "SPARTA" yang merupakan singkatan dari "Silver Party of Antiokhia" dimulai dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Romo Peter Subagyo OMI dan Romo Yadi Pr. Setelah Misa Syukur selesai acara kemudian dilanjutkan dengan pentas seni yang dipersembahkan oleh antiokhers muda. Acara ini menjadi semakin seru ketika kedua MC yaitu Adrianus Rahardja dan Quincy Meilissa yang juga adalah antiokhers naik ke panggung dan mengajak para hadirin untuk berseru "SPARTA SUPER SERU ABIS!"
Ada drama gabungan dari antiokhers MBK dan MKK, lalu dance dari Antiokhers St Yakobus Gading, musik, Koor dari Trinitas, dsb. Tidak ketinggalan semua yang hadir diajak untuk ikut bergoyang bersama dalam gerak dan lagu. Romo Peter yang tidak mau kalah semangat dengan muda-mudi sampai ikut bergoyang bersama diiringi musik yang dipersembahkan oleh Ikhtus Band yang anggotanya juga adalah antiokhers semua. Kegembiraan dan kebersamaan begitu kental terasa pada perayaan ulang tahun Antiokhia Indonesia yang ke-25 pada saat itu. Acara yang dipanitiakan oleh Tim Antiokhia Distrik Jakarta ini turut melibatkan dan didukung oleh antiokhers muda dan tua dalam usaha mensukseskan acara ini. Yang artinya selain dihadiri oleh antiokhers dari berbagai pelosok daerah, acara SPARTA ini juga dihadiri oleh antiokhers dari berbagai generasi.
Antiokhia sendiri adalah program pembentukan iman remaja katolik (usia 16-24) lewat retret 3 hari yang populer di kalangan antiokhers disebut sebagai "weekend". Program ini pertama kali di bawa dari Australia oleh Romo Peter K Subagyo Stoll OMI. Dalam penuturannya Romo Peter mengatakan bahwa beliau melihat program ini adalah satu program pembentukan iman remaja yang bagus yang bisa dicoba diterapkan di lingkungan muda-mudi katolik di Indonesia.
Berikut adalah petikan wawancara singkat bersama Romo Peter K Subagyo Stoll OMI.
"Waktu itu (1986) Antiokhia lagi berkembang di Australia. Banyak paroki menggunakan program tersebut, jadi itu sebabnya saya mau coba..."
"Saya merasa untuk kaum muda di paroki kesulitan dan ongkosnya waktu itu. Saya senang dengan program antiokhia memberi kesempatan untuk paroki dimana saja dengan apa saja yang ada, yaitu ada keluarga, ada rumah, tidak harus pergi jauh-jauh. Jadi awalnya kita menjalankannya seperti itu, kita tinggal di rumah umat."
"Yang saya suka dari program weekend antiokhia adalah program tersebut dijalankan dari kaum muda sendiri, mereka akan memberikan rekoleksi sendiri. Jadi dari, untuk, oleh kaum muda. Dan saya melihat adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh paroki pada waktu itu. Maka saya berani untuk mencoba memulai."
"Kemudian saya menanyakan kepada kaum muda di paroki, apakah mereka mau? Saya bilang ini akan menjadi yang pertama. Lalu saya tidak punya contoh, mereka juga tidak sempat melihat. Jadi saya harus ceritakan semuanya tentang weekend antiokhia yang saya alami sendiri di Australia. Tapi yang menarik adalah kaum muda ternyata sangat senang dengan weekend antiokhia saat itu."
"Kaum muda begitu banyak di Indonesia, saya harus mengakui bahwa Antiokhia bukan satu-satunya program, ada begitu banyak program. Saya berharap agar paroki-paroki dimana ada pastur dengan umat dan kaum muda, semua bisa bekerja sama. Saya senang sekali mendengar bahwa program ini sudah dimulai juga di kalimantan. Di Jakarta saya mendorong supaya antiokhers bisa turut mengundang kaum muda dari paroki lain untuk ikut serta di weekend antiokhia. Karena ada banyak buah-buah yang indah dari program ini. Mereka mau menjadi rasul dan mau terlibat dalam gereja."
Salam Antiokhia!
Setelah beberapa bulan mempersiapkan Perayaan Ulang Tahun Antiokhia yang ke-25 Tahun di Indonesia. Akhirnya sampai juga pada hari dimana semua Antiokhers dari berbagai penjuru berkumpul bersama di Aula Yustinus Universitas Atmajaya. Antiokhers datang tidak hanya dari paroki-paroki di Jakarta, namun juga dari luar Jakarta, seperti Cirebon dan Bandung misalnya juga ikut datang merayakan bersama hari ulang tahun Antiokhia ke-25. Tentunya Papi Mami Antiokhia yang masih aktif membimbing antiokhers juga ikut hadir meramaikan. Sementara beberapa paroki di Jakarta antara lain Antiokhers dari paroki Trinitas, MKK, MBK, Santa Monika BSD, Kalvari, Blok Q, Bonaventura, St Yakobus Kelapa Gading, dan beberapa paroki lainnya.
Yofie Setiawan
Peserta Week End 17 Antiokhia Trinitas Cengkareng. Saat ini kesibukan bekerja sebagai web designer. Demi tidak mengikuti gerak tari di Antiokhia, dia memilih menjadi gitaris pengiring lagu dan sekarang beralih menjadi tukang foto. Sangat menyukai musik dan design. Senang berkarya di ladang Tuhan terutama di Antiokhia. Saat ini menjabat sebagai Koordinator Antiokhia Distrik Jakarta dan Koordinator Nasional Antiokhia Indonesia.
Website: yopdesign.comLatest from Yofie Setiawan
Leave a comment
Make sure you enter the (*) required information where indicated.
Basic HTML code is allowed.
Antiokhia Distrik Jakarta
Koordinator Distrik Jakarta
Koordinator Distrik Jakarta untuk periode 2010 - 2012 di pegang oleh Yofie Setiawan dan Kinara Sudarta. Saat ini didukung oleh tim yang berisi dengan orang-orang yang penuh dengan dedikasi, total berjumlah 13 orang. Dan kami masih mengharapkan ada lagi teman-teman antiokhers yang tertarik dan berkomitmen bergabung bersama kami mengembangkan cinta dan rasa dalam Antiokhia.
Yofie Setiawan
Peserta Week End 17 Antiokhia Trinitas Cengkareng, Week End Sweet Seventeen. Saat ini kesibukan bekerja sebagai web designer, Demi tidak mengikuti gerak tari di Antiokhia, dia memilih menjadi gitaris pengiring lagu. Sangat menyukai musik dan design. Senang berkarya di ladang Tuhan terutama di Antiokhia.
Kinara Sudarta
Antiokhers dari Paroki Maria Bunda Karmel (MBK) yang pertama mengikuti week End dan bergabung dalam keluarga Antiokhia pada tahun 2007. Dilanjutkan dengan keaktifannya bergabung menjadi Team Week End (2008) dan menjadi BuLu (2009), lalu dilanjutkan dengan meneruskan sebagai KoorDis Jakarta pada tahun 2010. Kesibukan sekarang menjadi mahasiswi Jurusan Arsitektur, Universitas Tarumanagara, Jakarta.
What is Antiokhia?
Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. [readmore]
.
Distrik Jakarta
Distrik

