Dengan membawakan konsep acara yang merupakan bakar-bakar, alias barbeque bersama, maka dari tiap peserta ditarik biaya sejumlah Rp 20.000 per masing-masing anak. Dari jumlah uang sekian kita mendapatkan mungkin masing-masing 10 tusuk sosis-baso panggangan Raymond dkk, kentang goreng, mayonaise, sayur-sayuran, dsb. Sebuah nilai yang cukup memuaskan dibandingkan makan di Fast Food yang mungkin hanya dapat 1 potong ayam dan 1 centong nasi dengan harga yang sama.
Oke mungkin tidak terlalu lama membahas menu makanan, semoga ke depannya ada variasi jamuan baru. Acara dibuka dengan doa bersama, lalu bermain games tusuk gigi dan karet, lalu octopus. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tau games tersebut. Hansel juga menjelaskan apa makna daripada games tersebut.
Hadir juga Papi Basuki dan Mami Yeyen yang menyempatkan diri untuk datang berkumpul bersama Antiokhers MBK yang sedang mengadakan Follow Up. Acara diakhiri dengan foto bersama dalam kegelapan malam. Namun tidak menyurutkan sedikitpun kegembiraan Antiokhers MBK berkumpul bersama dalam Follow Up tersebut. Turut hadir juga Jeannie & Raymond (KoorPar MBK) dan juga Ricky & Audrey (Palu Bulu MBK). Well see you guys on For Friends Week End! Untuk yang ikut hehe...
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| ||
WRITER
Yofie Setiawan, Peserta Week End 17 Antiokhia Trinitas Cengkareng, Week End Sweet Seventeen. Saat ini kesibukan bekerja sebagai freelance web designer dan developer yang mandiri. Demi tidak mengikuti gerak tari di Antiokhia, dia memilih menjadi gitaris pengiring lagu. Sangat menyukai musik dan design. Senang berkarya di ladang Tuhan terutama di Antiokhia.



Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. 
