Sunday, 07 November 2010 22:56

Follow Up Bareng Antiokhia MBK dengan Yakobus Gading

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Pada tanggal 31 Oktober 2010, Antiokhia MBK mengadakan acara ‘Follow Up bareng’ dengan Antiokhia St. Yakobus Gading. Acara ‘Follow Up bareng’ ini merupakan acara yang diadakan kesekian kalinya oleh Antiokhia MBK setelah yang terakhir dengan Antiokhia MKK, dua tahun lalu.  Dengan diadakannya acara ini, diharapkan Antiokhers MBK dan Antiokhers Gading dapat saling mempererat tali persaudaraan yaitu ‘One For Others’.
Awalnya, acara ini merupakan ide dari masing-masing BuLu yaitu Audrey (BuLu Antiokhia MBK) dan Quincy (BuLu Antiokhia Gading) yang kebetulan keduanya adalah teman dekat dan mereka saling bertukar cerita mengenai kegiatan Antiokhia di parokinya masing-masing, sehingga keduanya memutuskan untuk mengadakan acara ‘Follow Up bareng’ ini.

Acara ‘Follow Up bareng’ ini dimulai pada pukul 14.00 WIB di Gereja St. Yakobus, Kelapa Gading. Sebelumnya, Antiokhia MBK melaksanakan tugas tatib di Gereja MBK terlebih dahulu pada misa pukul 11.30 WIB dan kami baru dapat berangkat dari Gereja MBK pada pukul 13.30 WIB dengan menggunakan mobil Audrey, Ricky, Kristo, dan Rieke. Para Antiokhers MBK yang hadir berjumlah 24 orang akhirnya baru tiba di Gereja St. Yakobus pada pukul 14.30 WIB karena situasi ibukota yang padat, dan langsung disambut meriah oleh Antiokhers Gading yang pada saat itu berjumlah 26 orang sebagai tuan rumah. Acara ini juga dihadiri oleh beberapa orang dari tim Distrik Jakarta dan sepasang Pi-Mi yaitu Pi Irwan dan Mi Melly dari Antiokhia MBK.

Acara dibuka dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Vanesha (BuLu WE 13 Antiokhia Gading) yang dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Antiokhia dengan gaya dari masing-masing paroki yang berbeda-beda tetapi tetap kompak menyanyikan lagu tersebut. Sejak awal, para Antiokherspun diminta untuk saling membaur satu sama lain.

Selanjutnya, antara Antiokhers MBK dengan Antiokhers Gading saling bertukar lagu riang. Antiokhers Gading mengajarkan kita lagu ‘L-O-V-E’ dan kita mengajarkan Antiokhers Gading lagu ‘Mal O Mal- O Mal’. Dan nyanyi riang diakhiri oleh lagu ‘Pekerja Kristus’.  Para Antiokhers baik MBK maupun Gading sangat antusias menyanyikan lagu-lagu tersebut. Acarapun dilanjutkan dengan beberapa kata sambutan oleh Quincy dan Audrey sebagai pencetus acara ‘Follow Up bareng’ serta Pi Irwan dan Mi Melly pun juga memberikan kata sambutan kepada para Antiokhers MBK dan Gading.
Walaupun suasana antusias, ada pepatah ‘Tak kenal maka tak sayang’.  Dengan bantuan para MC Nonie dan Elvin (Antiokhers Gading), maka para Antiokhers MBK dan Gading saling memperkenalkan diri mereka masing-masing.

Dari kata sambutan Quincy dan Audrey, tiap Antiokhia paroki masing-masing memiliki perbedaan. Entah dalam kegiatan maupun persiapan weekend. Hal ini disampaikan melalui sharing dari Jan dan Quincy  (PaLu BuLu Antiokhia Gading weekend yang terakhir), serta sharing dari Ricky dan Audrey (PaLu BuLu Antiokhia MBK weekend yang  terakhir). Jan dan Quincy mensharingkan persiapan mereka dengan menceritakan persiapan team weekend pada saat menjelang weekend. Lalu, Ricky dan Audrey tidak mau ketinggalan dengan mensharingkan cara pencarian dana, dalam hal buku memoar, dokumentasi, serta mengenai acara malam penutupan dan ibadat tobat atau rekonsiliasi.

Acarapun dilanjutkan dengan game ‘Gombal Warming’ yang biasa disebut ’I Love You’. Game ini berlangsung sangat seru dan juga menghibur. Karena para Antiokhers saling berebut kursinya agar tidak mendapatkan giliran untuk menggombal.

Acara tidak sampai di situ saja. Suasana terlihat semakin akrab dan acarapun dilanjutkan dengan ramah-tamah sekaligus dibagikan konsumsi berupa snack. Dalam kesempatan ini, para Antiokhers MBK dan Gading pun berpasangan dan saling melayani satu sama lain sesuai dengan salah satu semboyan kita ‘One For Others’. Mereka juga saling berkenalan lebih jauh dan bercengkrama dengan asyiknya.

Acarapun memasuki penhujungnya. Sebelum acara selesai kamipun menyempatkan diri untuk berfoto bersama dan ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Kristo (Antiokhers MBK), diiringi oleh lagu ‘Selamat Sore Bapa’. Karena masih belum puas, maka kami menyanyikan dua lagu lagi yaitu ‘More.. More.. More..’ dan Mars Antiokhia. Acarapun akhirnya selesai pada pukul 17.00 WIB dan kami pulang ke rumah kami masing-masing. Para Antiokhers MBK pun terlihat senang dan puas bisa berkenalan dan bergembira dengan Antiokhers Gading serta berharap dapat bertemu di lain kesempatan. Salam Antiokhia!

Photos :

WRITER


Ricky Noviyandi, Antiokhers dari Weekend ke 19 Antiokhia MBK. Dia adalah salah satu mahasiswa di Universitas Tarumanegara Fakultas Ekonomi jurusan Accounting angkatan 2010. Ia pernah menjabat sebagai PaLu pada weekend ke 22 MBK. Bagi Ricky, Antiokhia sudah dianggap sebagai ‘rumah’nya sendiri. Selama berkiprah 3 tahun di Antiokhia, dia mendapatkan kenangan-kenangan yang tak bisa dirangkai dengan kata-kata. Kesibukannya di bangku kuliah tidak menyurutkan semangatnya di Antiokhia.

Read 446 times Last modified on Sunday, 07 November 2010 23:09

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated.
Basic HTML code is allowed.

Antiokhia MBK

Koordinator Paroki MBK

Koordinator Paroki Antiokhia MBK untuk periode 2009-2011 dipegang oleh duo pemuda-pemudi, yaitu Giovanny Raymond dan Jeannie Chandhika. Berikut ini ialah profil diri masing-masing Koordinator Paroki.

Giovanni Raymond
Giovanni Raymond, biasa dipanggil dengan sebutan Raymond. Koorpar kita yang satu ini mulai bergabung sebagai Antiokhers sejak Week End Antiokhia MBK yang ke 17. Sekarang ini, Raymond berprofesi sebagai mahasiswa di Universitas Atma Jaya, Jakarta, Jurusan Teknik Elektro. Selama 5 tahun aktif di Antiokhia, koorpar yang mempunyai sifat humoris ini merasakan positifnya kegiatan Antiokhia ini. Ia merasa terus berkembang baik dalam iman maupun dalam hal organisasi. Raymond merasa senang setelah mempunyai banyak teman di Antiokh. Baginya teman-teman di Antiokhia sudah seperti keluarga sendiri.

Jeannie Chandhika

Jeannie Chandhika, yang biasa dipanggil akrab Jeannie adalah Antiokhers dari Paroki Maria Bunda Karmel (MBK). Ia mulai bergabung di Antiokhia mulai dari Week End ke 19. Koorpar yang terkenal tegas ini, baru saja lulus dari SMA Santa Ursula, Jakarta dan akan melanjutkan studinya di Prasetya Mulya Business School, Jurusan S1 Bisnis. Selama 3 tahun aktif di Antiokh, Jeannie mengalami banyak hal manis dan pahit untuk pembelajarannya di kehidupan nyata. Bagi Jeannie, bertemu dengan para Antiokhers adalah hal yang sangat berarti.

Giovanni Raymond, biasa dipanggil dengan sebutan Raymond. Koorpar kita yang satu ini mulai bergabung sebagai Antiokhers sejak Week End Antiokhia MBK yang ke 17. Sekarang ini, Raymond berprofesi sebagai mahasiswa di Universitas Atma Jaya, Jakarta, Jurusan Teknik Elektro. Selama 5 tahun aktif di Antiokhia, koorpar yang mempunyai sifat humoris ini merasakan positifnya kegiatan Antiokhia ini. Ia merasa terus berkembang baik dalam iman maupun dalam hal organisasi. Raymond merasa senang setelah mempunyai banyak teman di Antiokh. Baginya teman-teman di Antiokhia sudah seperti keluarga sendiri.

What is Antiokhia?

Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. [readmore]

.

Antiokhers

Get Updates!