Di hari kedua atau terakhir, pada pagi hari diisi oleh games ”Mengisi Ember dengan Botol Bocor” yang seru dan menantang. Acara pagi itu dilanjutkan dengan makan pagi, acara pembuatan presentasi dan latihan percobaan presentasi. Pada saat membawakan presentasi, terdapat perkembangan cukup sukses dan para presenter sudah mengetahui apa saja yang akan disampaikan kepada para pendengar. Walaupun belum semua presentasi selesai dirampung dan ada presentasi yang tidak dibahas karena presenter tidak hadir pada saat itu. Acara ditutup setelah makan siang dengan ’We Walk’, foto-foto, dan doa penutup. Setelah itu para Antiokhers pulang ke rumahnya masing-masing.
Secara keseluruhan acara Presentation Camp ini berjalan dengan cukup sukses. Suasana akrab menyelimuti seluruh Antiokhers, acara berjalan dengan serius tetapi santai. Semoga acara Antiokhia berikutnya dapat berjalan dengan sukses pula. Amin! Salam Ikhtus. =)
WRITER
Ricky Noviyandi, Antiokhers dari Weekend ke 19 Antiokhia MBK, Tomang. Dia adalah salah satu mahasiswa di Universitas Tarumanegara jurusan accounting dan juga merupakan lulusan dari SMAK 1 BPK Penabur Jakarta. Di tahun ini, menjabat sebagai Palu di Weekend Antiokhia MBK ke 22 yang telah berlangsung dari 2-4 Juli 2010 di Rumah retret Canossa. Bagi Ricky, Antiokhia sudah dianggap sebagai ‘rumah’nya sendiri. Selama berkiprah 3 tahun di Antiokhia, dia mendapatkan kenangan-kenangan yang tak bisa dirangkai dengan kata-kata.


Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. 
