Setelah itu pada bulan Juni 1989, kembali beberapa mudika lain di paroki MBK diberangkatkan untuk mengikuti Weekend Antiokhia di Paroki Cengkareng. Dari dua gelombang ini, maka dibentuk tim persiapan weekend Antiokhia I di Paroki Tomang (paroki MBK) yang diselenggarakan pada bulan Desember tahun 1989. Pada masa awal persiapan dan pelaksanaan Weekend Antiokhia MBK (1989), tim antiokher banyak dibantu oleh Antiokher dari Cengkareng. Mereka mendampingi dalam setiap pertemuan persiapan, melatih presentasi, memberikan usulan untuk pelaksanaan, termasuk diantaranya memberikan pendampingan dalam persiapan weekend antiokhia, dimana pada waktu itu adalah mengusahakan dana pelaksanaan, mencari penginapan di rumah penduduk setempat di sekitar tempat Weekend berlangsung dan persiapan teknis lainnya. Dengan jumlah tim sekitar 17 orang dibantu dengan beberapa antiokher senior dari paroki Cengkareng, maka Weekend I MBK yang diadakan di aula sekolah SMA Sang Timur dapat berlangsung dengan lancar.
Setelah itu Weekend di MBK berkembang dengan kaderisasi antiokher MBK dengan beberapa pasutri pendamping : Purwoko-Naniek, Frans & Trees(alm),Arnold Ani,Willy-Helen, Basuki-Yeyen, Anton-Honglan, Teguh-Yanti, Erwin-Jenny, Andre-Sianne, Suseno-Christine, Dewanto(alm) Vero, Irwan-Melly, dan Indra-Elly.
WRITER
Ricky Noviyandi, Antiokhers dari Weekend ke 19 Antiokhia MBK, Tomang. Dia adalah salah satu mahasiswa di Universitas Tarumanegara jurusan accounting dan juga merupakan lulusan dari SMAK 1 BPK Penabur Jakarta. Di tahun ini, menjabat sebagai Palu di Weekend Antiokhia MBK ke 22 yang telah berlangsung dari 2-4 Juli 2010 di Rumah retret Canossa. Bagi Ricky, Antiokhia sudah dianggap sebagai ‘rumah’nya sendiri. Selama berkiprah 3 tahun di Antiokhia, dia mendapatkan kenangan-kenangan yang tak bisa dirangkai dengan kata-kata.


Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. 
