Rencananya, acara FU ini dimulai pada pukul 14.00 di Gereja St. Yakobus. Namun karena satu dan lain hal, @ers MBK (dengan jumlah 24 orang) yang harus bertandang ke Kelapa Gading baru tiba kurang lebih pukul 14.30. @ers MBK pun langsung registrasi ulang untuk mendapatkan name tag. @ers Gading (dengan jumlah 26 orang) yang sudah menunggu dari pukul 14.00 pun langsung menyambut mereka dengan suara-suara meriah. Tentu saja ini hal positif, karena menunjukkan adanya keterbukaan sesama @ers, walaupun berbeda paroki. Tentu saja, acara ini juga dihadiri oleh beberapa @ers dari Tim Distrik Jakarta.
Sebagai tuan rumah, Antiokhia Gading pun menyiapkan acara secara keseluruhannya. Dengan dipandu Nonie dan Elvin (@ Gading) sebagai MC, acara ini pun dimulai dengan doa oleh Vanesha (Bulu WE13 Gading) sekitar pukul 14.45. Selesai doa, tentu para @ers wajib menyanyikan lagu kebangsaannya, yaitu Mars Antiokh. Dengan komando dari MC, para @ers pun berbaur antara @ers Gading dan MBK. Lalu @ers Gading mengenalkan lagu “L-O-V-E” beserta gayanya kepada @ers MBK. @ers MBK-pun tidak mau kalah, dengan mengajarkan lagu “Malomal-omal.”
Setelah saling bertukar lagu dan saling berbaur dalam kegembiraan, Quincy dan Audrey yang merupakan teman baik secara bergantian memberikan kata sambutan masing-masing. Tentu saja, bagi mereka ini adalah kegembiraan tersendiri, karena rencana mereka akhirnya bisa terwujud. Setelah mendengarkan kata sambutan dari kedua sahabat tersebut, lalu giliran Pi-Mi dari MBK yang ikut datang, yang memberi sambutan. Mereka menyatakan kebanggaan mereka dengan terlaksananya acara ini. @ers Gading dan MBK-pun pasti bangga karena bisa mengadakan FU Bersama ini.
Walaupun sudah saling berbagi kegembiraan lewat lagu-lagu tadi, tetapi @ers Gading dan MBK belum saling kenal. Secara berurutan, merekapun memperkenalkan diri mereka masing-masing. Kemudian, @ers Gading dengan diwakili Jan dan Quincy (Palu Bulu terakhir Gading), sedikit memberikan sharing tentang kegiatan team WE Gading selama persiapan WE. Hal yang banyak dibahas adalah mengenai usaha pencarian dana mandiri, karena perbedaan tradisi pencarian dana Gading dan MBK. @ers MBK yang diwakili Ricky dan Audrey (Palu Bulu terakhir MBK) juga men-sharing-kan hal yang tidak ada di Gading, namun ada di MBK. Beberapa hal yang dibahas adalah mengenai buku memoar dan segitiga rekon.
Setelah saling bertukar pengalaman dan pengetahuan, acara-pun dilanjutkan dengan game “Gombal Warming.” Sebenarnya ini adalah game “I Love U”, namun bedanya pada game ini, orang yang menyatakan cinta harus menggombali orang yang dia suka, segombal-gombalnya. Dari game ini, terlihat bahwa @ers Gading dan MBK sangat pintar menggombal. Sangat menarik dan sangat lucu, mungkin itu kesan yang muncul dari game ini. Setelah sedikit berkeringat untuk berebut kursi pada game “Gombal Warming” tersebut, saatnya menyantap snack yang sudah disiapkan. Diawali dengan menyanyikan “Bless Our Food”, kemudian @ers Gading dan MBK secara berpasangan harus saling melayani pasangannya. Saling menyuapi tentu jadi menu utamanya.
Setelah menyantap snack, akhirnya kami pun tiba di penghujung acara. Namun, tentu saja ada acara yang tidak boleh dilewatkan, yaitu foto bersama. Semua peserta acara ini sangat antusias, bahkan dengan antusias berlebih. Puas berfoto, FU-pun akhirnya ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kristo (@ MBK). Setelah berdoa, untuk tetap mengenang kebersamaan dan kegembiraan ini, peserta pun menyanyikan lagu “More More More” dengan sangat semangat. Akhirnya pada kurang lebih pukul 17.00, acara ini pun benar-benar selesai. @ers MBK akhirnya pamit dan meninggalkan Kelapa Gading.
Semoga acara kebersamaan ini bisa lebih sering dilakukan, jadi para @ers bisa saling mengenal dan merasa dekat dengan @ers lain, sekalipun berasal dari paroki yang berbeda.
Photos :
WRITER
Kristoforus Dicky, Kristoforus Dicky, yang lebih sering dipanggil Dicky adalah peserta WE8 Antiokhia Gading yang diadakan tahun 2006. Lahir di Jakarta, pada 7 Juni 1989, dia sekarang berkuliah di Atma Jaya, mengambil jurusan Teknik Industri. Sampai sekarang, sebagai Team KorPar Antiokhia Gading dia masih aktif membangun Antiokhia Gading. Dan sebagai orang yang cukup hemat (baca: sedikit pelit), sekarang dia dipercaya sebagai bendahara Tim KorPar untuk periode 2009-2011. Baru-baru ini, dia juga diangkat menjadi Team Distrik Antiokhia Jakarta.



Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. 
