Friday, 28 January 2011 16:21

Penyambutan 7 Pasang Papi Mami Antiokhia Gading

Written by  Sheeren Yolanda
Rate this item
(0 votes)

Antiokhia Gading sedang bersukacita karena kehadiran 7 pasang Papi-Mami Antiokhia yang baru, yang siap menjadi pasutri pendamping bagi Antiokhia Gading dalam persiapan dan pelaksanaan Week End. Untuk menyambut kedatangan Papi-Mami Antiokhia Gading ini, Tim Koor. Paroki Antiokhia Gading mengadakan acara untuk mempertemukan ketujuh pasang Papi-Mami tersebut, didampingi oleh Romo Moderator Antiokhia Gading (Romo Romanus Heri Santoso, PR), Papi-Mami Antiokhia Gading terdahulu (Papi Sugi – Mami Lies),  Koor. Distrik (Yofie Setiawan dan Kinara Sudarta), Papi-Mami Antiokhia Distrik (Papi Darius – Mami Christine), Papi-Mami Antiokhia Trinitas (Papi Joko – Mami Rosa), serta Antiokhers senior kami yang diwakili oleh Pius Santoso. Sayangnya Romo Moderator Antiokhia Gading lainnya, yaitu Romo Antonius Suyadi, PR tidak dapat turut hadir dikarenakan harus bertugas ke Keuskupan Agung Jakarta. Acara ini sendiri berlangsung pada hari Minggu, 23 Januari 2011, di Gedung Pastoral Paroki St.Yakobus Lantai 3, Ruang Katarina. Acara yang dimulai pada pukul 14.00 ini bertujuan untuk memperkenalkan “Antiokhia” kepada Papi-Mami Antiokhia Gading yang baru, serta mendapatkan sharing pengalaman dari pasutri yang telah lebih dahulu menjadi Papi-Mami Antiokhia.

Acara ini dipandu oleh MC kondang Antiokhia Gading, yaitu Quincy Meilisa. Acara pun diawali dengan doa pembukaan yang dibawakan oleh Mami Lies, kemudian disusul dengan kata sambutan dari Koor. Paroki Antiokhia Gading (Hans dan She2), serta perkenalan dengan seluruh tamu yang hadir ketika itu. Kemudian She2 pun memberikan penjelasan mengenai sejarah Antiokhia secara umum, dan Antiokhia Gading secara khusus, dengan turut memaparkan kekhasan dari Antiokhia itu sendiri seperti kegiatan Week End, Rekonsiliasi, Malam Penutupan, Palancas, dan lain sebagainya. Penjelasan mengenai Antiokhia Distrik dibawakan oleh Kinara Sudarta, selaku Koor. Antiokhia Distrik Jakarta. Romo Romanus Heri Santoso, PR pun turut menyampaikan rasa sukacitanya ketika menerima kedatangan seluruh Papi-Mami, dan menyampaikan beberapa harapan serta pesan bagi Papi-Mami Antiokhia Gading yang baru. Bagi Romo Romanus, hal utama yang dapat dilakukan oleh Papi-Mami Antiokhia ialah mendampingi dan membela Antiokhers dalam kondisi apapun.

Setelah itu seluruh tamu pun diajak untuk menyanyikan lagu kebangsaan Antiokhia, yaitu “Mars Antiokhia”. Meskipun mayoritas yang hadir dalam acara ini ialah Papi-Mami, semangat mereka dalam bernyanyi dan menari tidak kalah dibandingkan Antiokhers pada umumnya. J Lagu-lagu lainnya yang turut dinyanyikan ialah “Bless Our Food”, “Thank You Lord“, dan “Apa Kabar”. Setelah lelah bernyanyi dan menari, Tim Koor. Paroki membagikan snack untuk dinikmati bersama-sama. Kehangatan dan kebersamaan dalam acara ini pun begitu terasa ketika “jam istirahat” ini. Seluruh Papi-Mami Antiokhia yang hadir saling bertukar cerita satu dengan yang lainnya. Kemudian acara pun dilanjutkan dengan sharing yang dibawakan oleh Papi Sugi dan Mami Lies mengenai peran dan pengalaman mereka selama hamper 10 tahun menjadi Papi-Mami Antiokhia Gading. Diakhir sharing dari Papi Sugi dan Mami Lies, Tim Koor. Paroki Antiokhia Gading memberikan kenang-kenangan berupa kalung Antiokhia Gading yang terbaru berserta gambar karikatur Papi Sugi dan juga Mami Lies yang telah dibingkai. Kalung Antiokhia Gading tersebut langsung diberkati oleh Romo Romanus dan dikalungkan kepada Papi Sugi dan juga Mami Lies.

Sharing pun dilanjutkan oleh Papi Darius dan juga Mami Christine. Pada saat itu, Papi-Mami Antiokhia Gading yang baru pun turut berperan aktif dalam mengajukan pertanyaan ataupun pendapat seputar peran Papi-Mami Antiokhia dan juga Antiokhia itu sendiri. Kemudian sharing dilanjutkan lagi oleh Pius Santoso, selaku Antiokhers senior di Antiokhia Gading. Pius sendiri mengikuti Week End pertamanya pada tahun 2000, atau sekitar 10 tahun yang lalu. Kata-kata Pius yang perlu diingat oleh seluruh Antiokhers ialah: “untuk mendapatkan 100%, maka kita harus memberikan 200%!!”. Kata-kata ini berarti bahwa apabila kita menginginkan yang terbaik, maka usaha yang harus kita berikan pun jauh lebih besar dari apa yang seharusnya. Akhirnya acara pun berkahir pada pukul 17.00, dan ditutup dengan doa dan berkat yang dibawakan oleh Romo Romanus.

Tim Koor. Paroki Antiokhia Gading mengucapkan selamat kepada 7 pasang Papi-Mami Antiokhia Gading yang baru, yaitu:

  1. Papi Setyoamin Jusuf – Mami Eka Lestari
  2. Papi Frans Hendrawan – Mami Linawati Winata
  3. Papi Hartono Hadisantoso – Mami Yani Irene
  4. Papi Adrianus Rusdi – Mami Irmina Lilo
  5. Papi Vincensius Seah Ferry – Mami Clara Yan Kui Mei (Imey)
  6. Papi Eddy Suhanta – Mami Yulia Gunawan
  7. Papi Benny – Mami Dewi

Dan juga terima kasih kepada seluruh tamu yang turut hadir dalam acara ini, yaitu Romo Romanus Heri Santoso, PR, Papi Sugi – Mami Lies, Papi Darius – Mami Christine, Papi Joko – Mami Rosa, Yofie Setiawan, dan juga Kinara Sudarta. J God bless you all!

 

"Get the Flash Player" "to see this gallery."

 

WRITER


Sheeren Yolanda, atau yang dikenal dengan panggilan “She2” (baca: se-se), adalah Antiokhers WE 7 Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Wanita kelahiran 16 November 1988 ini juga menjabat sebagai Koordinator Paroki periode 2009-2011. She2 yang merupakan mahasiswi lulusan SMAK 5 Penabur ini menjalani kuliahnya di Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya sejak tahun 2007. Selain berminat pada bidang psikologi (khususnya klinis), She2 juga memiliki hobi membaca, menonton, dan juga menulis. Bagi She2 sendiri, Antiokhia merupakan salah satu bagian penting dalam hidupnya, yang selama 6 tahun ini telah mengisi kehidupannya dengan pahit-manisnya pengalaman hidup.

Read 647 times Last modified on Friday, 28 January 2011 16:57

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated.
Basic HTML code is allowed.

Antiokhia Santo Yakobus Gading

Koordinator Paroki Santo Yakobus Gading

Koordinator Paroki Antiokhia Gading untuk periode 2009-2011 dipegang oleh duo pemuda-pemudi serasi, yaitu Hans Kristian dan Sheeren Yolanda. Berikut ini ialah profil diri masing-masing Koordinator Paroki.

Hans Kristian
Hans Kristian adalah Antiokhers WE 8 Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Pria kelahiran 4 Desember 1988 ini sedang menjalani perkuliahannya di Fakultas Teknik Elektro Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (angkatan 2007). Hans memiliki hobi menonton anime,  membaca manga (komik), bermain game, serta menjadi fotografer dalam berbagai acara yang diadakan oleh Antiokhia Gading. Kata-kata khas yang sering diucapkan oleh Hans ialah: “Gw SUKA Antiokh!”.

Sheeren Yolanda

Sheeren Yolanda, atau yang dikenal dengan panggilan “She2” (baca: se-se), adalah Antiokhers WE 7 Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Wanita kelahiran 16 November 1988 ini merupakan mahasiswi lulusan SMAK 5 Penabur. Saat ini ia menjalani kuliahnya di Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya sejak tahun 2007. Selain berminat pada bidang psikologi (khususnya klinis), She2 juga memiliki hobi membaca, menonton, dan juga menulis. Bagi She2 sendiri, Antiokhia merupakan salah satu bagian penting dalam hidupnya, yang selama 6 tahun ini telah mengisi kehidupannya dengan pahit-manisnya pengalaman hidup.

What is Antiokhia?

Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. [readmore]

.

Antiokhers

Get Updates!