Dan ternyata WE 14 akan berbeda dari weekend sebelumnya, karena Palu-Palu lah yang akan memimpin team WE 14. Terpilih lah 3 lelaki dari We 11 yaitu Ardhi,Francis dan RIyoko yang akan maju untuk menjadi Calon Palu-Palu WE 14.
Sabtu,10 september. Terdengar suara yang begitu heboh dan bersemangat dari para antiokhers ketika mereka menyanyikan lagu pembukaan “Mars Antiokhia”.Acara di mulai pada pukul 14.30 di awali dengan sambutan MC serta bernyanyi lagu khas Antiokhia lainnya. Setelah itu, saat nya ketiga lelaki itu memulai kampanye mereka berhubungan dengan visi&misi,program kerja,biodata dan pengalaman organisasi di luar Antiokhia(jika ada). Lalu di lanjutkan dengan sesi Tanya jawab untuk semua Calon Palu. Terlihat antusias yang begitu besar untuk bertanya dari para Antiokhers.
Setelah itu, tibalah saat para calon Palu diuji untuk menghadapi berbagai kasus-kasus yang mungkin terjadi selama persiapan dan saat WE berlangsung. Di pimpin oleh Tommy(WE 7) sebagai pembawa acara, mereka diminta untuk berperan sebagai Palu yang mempin suatu rapat di temani dengan para anggota Tim yang di perankan oleh KorPar. Tujuan sesi ini adalah untuk mengetahui bagaimana sikap mereka dalam menghadapi berbagai macam sifat-sifat orang di dalam Tim serta cara mereka membuat keputusan terhadap semua kasus.
Dan acara dilanjutkan dengan presentasi mengenai memberikan presentasi materi mengenai Team, Team Building, dan Leadership oleh wanita yang sudah banyak berkarya di Antiokhia (Shereen Yolanda). Hal ini ditujukan agar para peserta Team Building pun memahami bagaimana membentuk “TEAM” yang baik nantinya, serta memahami posisinya sebagai bagian dari sebuah “TEAM” di Antiokhia. Setelah mereka menyantap makan malamnya, di lanjutkan dengan “Hunting night” dimana mereka terbagi menjadi 3 kelompok dan akan bermain di setiap 4 pos yang tersedia. Di pos terakhir, ketegangan pun sangat lah terasa.Mereka bermain “Shepherd”, di mana mereka akan diarahkan oleh para penggembala yaitu Calon Palu. Jika para domba(calon tim) melakukan kesalahan maka mereka akan menerima konsekuensi yang di berikan kepada Calon Palu. Disini mereka menerima moral untuk sadar, bagaimanapun juga Palu-Palu adalah orang yang akan menerima tanggung jawab dari semua kesalahan-kesalahan dan apapun yang terjadi di dalam Tim.
Minggu,11 September. Diawali dengan Misa bersama pada pukul 06.30. Di bawah terik matahari, acara di lanjutkan dengan permainan yang begitu menyenangkan dan membangun kekompakan mereka.
Dan akhirnya tiba pada acara puncak yaitu “Pemilihan Palu-Palu WE 14” yang akan dipilih menggunakan proses voting seperti pemilu. Setelah semua calon tim dan tim korpar memasukan kertas bertuliskan 2 nama Palu-Palu yang mereka pilih, akhirnya terpilihlah Avelino Ardhika dan Francis Christian sebagai Palu WE 14 yang siap untuk menjalankan proses menuju WE 14.
Last but not least, ditunggu partisipasi antiokhers baru maupul lama untuk menjadi bagian dari Tim WE 14 selanjutnya! Dan,Selamat kepada Avelino Ardhika dan Francis Christian. Semoga segalanya akan berjalan dengan lancar dan WE 14 dapat terlaksana dengan baik. SEMANGAT ANTIOKHERS! :D
“APA KABAR? “ LUAR BIASA..Upss,Antiokhers gading mempunyai jawaban yang berbeda! Inilah salah satu ciri khas terbaru yang di populerkan saat Weekend 13 bulan Juli yang lalu.
Tidak terasa sudah hampir berbulan-bulan semenjak pulang dari WE 13,tetapi semangat antiokhers terutama antiokhers baru begitu membara. Akhirnya setelah melewati FU 1 (pemilihan Ketua KorPar terbaru), diadakan lah FU 2 yaitu Pemilihan PaluBulu sekaligus Team Building pada tanggal 10-11 September. Bertempat di Sekolah Marie Joseph, sebanyak 40 antiokhers disertai dengan 10 tim Korpar melaksanakan acara ini selama 2 hari 1 malam.
Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan antar Antiokhers Gading, membangun Tim WE 14 selanjutnya dan yang pasti nya memilih Palu Bulu selanjutnya.
Leave a comment
Make sure you enter the (*) required information where indicated.
Basic HTML code is allowed.
Antiokhia Santo Yakobus Gading
Koordinator Paroki Santo Yakobus Gading
Koordinator Paroki Antiokhia Gading untuk periode 2009-2011 dipegang oleh duo pemuda-pemudi serasi, yaitu Hans Kristian dan Sheeren Yolanda. Berikut ini ialah profil diri masing-masing Koordinator Paroki.
Hans Kristian
Hans Kristian adalah Antiokhers WE 8 Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Pria kelahiran 4 Desember 1988 ini sedang menjalani perkuliahannya di Fakultas Teknik Elektro Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (angkatan 2007). Hans memiliki hobi menonton anime, membaca manga (komik), bermain game, serta menjadi fotografer dalam berbagai acara yang diadakan oleh Antiokhia Gading. Kata-kata khas yang sering diucapkan oleh Hans ialah: “Gw SUKA Antiokh!”.
Sheeren Yolanda
Sheeren Yolanda, atau yang dikenal dengan panggilan “She2” (baca: se-se), adalah Antiokhers WE 7 Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Wanita kelahiran 16 November 1988 ini merupakan mahasiswi lulusan SMAK 5 Penabur. Saat ini ia menjalani kuliahnya di Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya sejak tahun 2007. Selain berminat pada bidang psikologi (khususnya klinis), She2 juga memiliki hobi membaca, menonton, dan juga menulis. Bagi She2 sendiri, Antiokhia merupakan salah satu bagian penting dalam hidupnya, yang selama 6 tahun ini telah mengisi kehidupannya dengan pahit-manisnya pengalaman hidup.
What is Antiokhia?
Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. [readmore]
.
Distrik Jakarta
Distrik

