Tuesday, 06 July 2010 12:42

Liputan Week End Antiokhia 12 Santo Yakobus

Written by  Sheeren Yolanda
Rate this item
(0 votes)

Antiokhia St.Yakobus, Kelapa Gading, atau yang biasa disapa dengan “Antiokhia Gading” baru saja melaksanakan Week End Ke-12 pada tanggal 1-4 Juli 2010 di Wisma susanto, Jl.Raya Kopo Selatan 88, Ciawi, Bogor. WE 12 ini memiliki tema “You’ll Never Walk Alone”. Palu-Bulu I WE 12 adalah Jan Kristoforus (WE 10) dan Quincy Meilisa (WE 9), dan Palu-Bulu II WE 12 adalah Arifin Wibowo (WE 9) dan M.A. Deadora (WE 9). Namun sayangnya Palu II Antiokhia Gading harus mengundurkan diri sebelum WE 12 berlangsung. Dengan demikian, WE 12 dilaksanakan oleh 3 orang Palu-Bulu berserta 31 orang Team WE 12. Dalam pelaksanaannya, WE 12 yang diikuti oleh 35 orang peserta ini juga didampingi oleh sepasang Koordinator Paroki, yaitu Hans Kristian (WE 8) dan Sheeren Yolanda (WE 7), serta 9 orang Team Koordinator Paroki lainnya.

Keseluruhan acara WE 12 ini berlangsung dengan sangat baik. Mayoritas peserta WE 12 mau berpartisipasi aktif dalam rangkaian acara WE 12 ini. Selain itu, Antiokhia Gading juga berbangga hati atas seluruh presentasi yang dibawakan dalam WE 12 ini karena telah berbasis multimedia. Seluruh presentasi dibawakan dengan media powerpoint, serta ada pula yang dilengkapi dengan video. Antiokhia Gading juga memberikan penghargaan bagi seluruh presenternya karena mereka membawakan presentasi tanpa menggunakan clue card sebagai acuannya. Oleh karena itulah, seluruh presentasi WE 12 terkesan sangat menarik dan tidak membuat para peserta maupun team merasa bosan. Proficiat presenter WE 12! 

Antiokhia Gading sempat mengalami kendala yang berkaita dengan cuaca yang cenderung hujan. Hal itu menyebabkan perubahan rencana untuk rangkaian acara Malam Penutupan (Maltup) Antiokhia Gading. Peserta tidak dapat diajak berkeliling dengan membawa lilin dan menyanyikan lagu “Lilin-Lilin Kecil”. Peserta pun tidak dapat menghampiri para orangtua yang biasanya telah diposisikan di aula. Dengan demikian, yang terjadi ialah para orangtua yang membawa lilin dan menghampiri para peserta di aula (setelah misa pelantikan). Ketika itu para peserta diposisikan untuk membelakangi tempat duduk para orangtua, sambil menyanyikan lagu “Lilin-Lilin Kecil”. Prosesi ini sangat mengharukan karena jumlah orangtua dan anggota keluarga peserta WE 12 yang hadir mencapai lebih dari 40 orang. Bagi Antiokhia Gading, kehadiran orangtua dari para peserta merupakan dukungan awal bagi peserta tersebut untuk terus aktif dalam Antiokhia Gading.

Hal lainnya yang membahagiakan bagi Antiokhia Gading dalam acara Maltup ialah kehadiran para “tetua” Antiokhers Gading, dari  WE 1 sampai dengan WE 6. Mereka juga mempersembahkan sebuah acara selama 15 menit dalam rangkaian acara Maltup itu. Selain itu, dengan hadirnya para “tetua” Antiokhers Gading, maka dalam WE 12 berkumpullah seluruh perwakilan WE (mulai dari WE 1 sampai dengan WE 12). Ini merupakan hal besar yang perlu disyukuri karena Antiokhers Gading memiliki kepedulian yang tinggi terhadap satu sama lain.

WE 12 memberikan akhir yang membahagiakan bagi seluruh Team WE 12, peserta WE 12, serta Team Koordinator Paroki. Usaha dan kerja keras yang dilakukan selama 9 bulan telah menghasilkan WE yang dapat dikatakan sukses. Kebersamaan seluruh Antiokhers dalam WE 12 tidak berhenti sampai di situ saja. Pada tanggal 5 Juli 2010, Antiokhers (team dan peserta) baru saja melangsungkan acara “nonton bareng” di Mall Kelapa Gading. Acara ini dihadiri oleh 50 orang Antiokhers yang akhirnya memenuhi separuh dari Studio XXI Kelapa Gading.

Proficiat untuk seluruh Antiokhers Gading! You’ll Never Walk Alone...

 

"Get the Flash Player" "to see this gallery."

 

WRITER


Sheeren Yolanda, atau yang dikenal dengan panggilan “She2” (baca: se-se), adalah Antiokhers WE 7 Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Wanita kelahiran 16 November 1988 ini juga menjabat sebagai Koordinator Paroki periode 2009-2011. She2 yang merupakan mahasiswi lulusan SMAK 5 Penabur ini menjalani kuliahnya di Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya sejak tahun 2007. Selain berminat pada bidang psikologi (khususnya klinis), She2 juga memiliki hobi membaca, menonton, dan juga menulis. Bagi She2 sendiri, Antiokhia merupakan salah satu bagian penting dalam hidupnya, yang selama 6 tahun ini telah mengisi kehidupannya dengan pahit-manisnya pengalaman hidup.


Read 580 times Last modified on Monday, 30 August 2010 00:03

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated.
Basic HTML code is allowed.

Antiokhia Santo Yakobus Gading

Koordinator Paroki Santo Yakobus Gading

Koordinator Paroki Antiokhia Gading untuk periode 2009-2011 dipegang oleh duo pemuda-pemudi serasi, yaitu Hans Kristian dan Sheeren Yolanda. Berikut ini ialah profil diri masing-masing Koordinator Paroki.

Hans Kristian
Hans Kristian adalah Antiokhers WE 8 Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Pria kelahiran 4 Desember 1988 ini sedang menjalani perkuliahannya di Fakultas Teknik Elektro Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (angkatan 2007). Hans memiliki hobi menonton anime,  membaca manga (komik), bermain game, serta menjadi fotografer dalam berbagai acara yang diadakan oleh Antiokhia Gading. Kata-kata khas yang sering diucapkan oleh Hans ialah: “Gw SUKA Antiokh!”.

Sheeren Yolanda

Sheeren Yolanda, atau yang dikenal dengan panggilan “She2” (baca: se-se), adalah Antiokhers WE 7 Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Wanita kelahiran 16 November 1988 ini merupakan mahasiswi lulusan SMAK 5 Penabur. Saat ini ia menjalani kuliahnya di Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya sejak tahun 2007. Selain berminat pada bidang psikologi (khususnya klinis), She2 juga memiliki hobi membaca, menonton, dan juga menulis. Bagi She2 sendiri, Antiokhia merupakan salah satu bagian penting dalam hidupnya, yang selama 6 tahun ini telah mengisi kehidupannya dengan pahit-manisnya pengalaman hidup.

What is Antiokhia?

Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. [readmore]

.

Antiokhers

Get Updates!