Pasangan suami-istri (Pasutri) yang menjadi pendamping pertama bagi Antiokhia Gading ialah Papi Gani dan Mami Lani, kemudian pada WE Ke-3 digantikan oleh Papi Sugi dan Mami Lies yang terus berkarya sampai dengan saat ini. Sedangkan untuk Romo Pendamping yang pertama kali mendampingi Antiokhia Gading ialah Romo Susilo, Pr., dan WE 1 Antiokhia Gading didampingi oleh Romo B. Hardijantan, Pr.. Romo Pendamping Antiokhia Gading terus mengalami pergantian sesuai dengan Romo pendamping OMK yang bertugas di Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Sampai pada akhirnya mulai tahun 2010, Antiokhia Gading didampingi oleh Romo Romanus Heri Santoso, Pr. dan Romo Antonius Suyadi, Pr.
Antiokhia Gading juga memiliki sepasang pemuda-pemudi yang menjabat sebagai Koordinator Paroki (KorPar). KorPar sendiri memiliki tanggungjawab untuk mengkoordinasi setiap kegiatan Antiokhia Gading, yang dilakukan baik di dalam maupun di luar Gereja. Selain itu, KorPar juga menjadi penghubung antara Komunitas Antiokhia Gading dengan Paroki (Gereja) ataupun komunitas lainnya, serta mengawasi kinerja Palu-Bulu selaku penanggungjawab dan pelaksana WE. Untuk periode 2009-2010, KorPar Antiokhia Gading dipimpin oleh Hans Kristian (WE 8) dan Sheeren Yolanda (WE 7). Kedua KorPar ini dibantui pula oleh Tim KorPar inti yang terdiri dari 8 orang Antiokhers dari WE 7-8.
Sampai dengan tahun 2010, Antiokhia Gading telah mengadakan 12 kali WE tanpa pernah terputus satu tahun pun. WE Ke-12 baru saja dilangsungkan pada tanggal 1-4 Juli 2010 di Wisma Susanto, l.Raya Kopo Selatan 88, Ciawi, Bogor. Selain mengadakan WE dan acara internal Antiokhia Gading lainnya (Follow Up, Review Meeting, Team Building, dll.), Antiokhers Gading pun memiliki berbagai kegiatan pelayanan yang ditujukan bagi Paroki St.Yakobus sendiri. Misalnya saja dengan turut berperan aktif dalam OMK wilayah, tata laksana misa yang tergabung dengan Seksi Kepemudaan Paroki St.Yakobus, anggota pengajar bagi Bina Iman Anak (BIA) Paroki St.Yakobus, serta membantu berbagai kegiatan yang diadakan oleh Seksi Kepemudaan Paroki St.Yakobus. Untuk kegiatan di luar Paroki, beberapa Antiokhers Gading pun turut membangun Antiokhia Paroki Bonaventura, Pulomas (Antiokhia Bona).
WRITER
Sheeren Yolanda, atau yang dikenal dengan panggilan “She2” (baca: se-se), adalah Antiokhers WE 7 Paroki St.Yakobus, Kelapa Gading. Wanita kelahiran 16 November 1988 ini juga menjabat sebagai Koordinator Paroki periode 2009-2011. She2 yang merupakan mahasiswi lulusan SMAK 5 Penabur ini menjalani kuliahnya di Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya sejak tahun 2007. Selain berminat pada bidang psikologi (khususnya klinis), She2 juga memiliki hobi membaca, menonton, dan juga menulis. Bagi She2 sendiri, Antiokhia merupakan salah satu bagian penting dalam hidupnya, yang selama 6 tahun ini telah mengisi kehidupannya dengan pahit-manisnya pengalaman hidup.


Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. 
