Dalam rangka mempersiapkan hari Natal yang berbahagia, rekan-rekan Antiokhia Trinitas membantu Panitia Natal Paroki Trinitas mempersiapkan Pohon Natal yang "tidak biasa". Tidak biasa di sini dalam arti, untuk mendukung kampanye Go Green, maka tahun ini dirakitlah Pohon Natal yang dibuat dengan menggunakan botol-botol dan gelas plastik bekas.
Lewat permintaan Pak Gito, dari Komunitas Lingkungan Hidup, para rekan-rekan Antiokhia Trinitas dengan senang hati dan bersemangat membantu pembuatan Pohon Natal ini. Dimulai dari tanggal 11 Desember lalu, pohon natal ini direncanakan akan selesai pada tanggal 19 Desember nanti, sehingga siap ditampilkan pada hari Natal di Paroki Trinitas. "Pohon Natal ini nanti akan dibuat setinggi 4m dan lebar 2m", begitu penuturan Ivonne, salah satu koordinator perakitan pohon natal botol bekas ini. Hampir setiap hari antiokhers berkumpul bersama di gereja untuk merakit pohon natal ini.
Kita semua tidak sabar untuk menantikan penampilan Pohon Natal Botol Bekas ini, terus semangat Antiokhers!
















Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. 
