Romo Peter Subagyo OMI juga pada WEA 26 memimpin misa penutupan dan juga memberikan sakramen pengakuan dosa pada malam rekonsiliasi. Pada saat misa penutupan, Romo Peter membawakan sebuah video untuk disaksikan oleh seluruh antiokhers. Video tersebut hendak menyampaikan bahwa ada juga orang-orang yang meskipun tidak sempurna, namun mereka tetap mau melayani Tuhan dengan cara mereka masing-masing. Romo Peter berharap Antiokhers juga bisa mengambil nilai-nilai positif yang sama, termasuk dari kegiatan Antiokhia.
WRITER
Yofie Setiawan, Peserta Week End 17 Antiokhia Trinitas Cengkareng, Week End Sweet Seventeen. Sibuk bekerja sebagai web designer dan developer. Demi tidak mengikuti gerak tari di Antiokhia, dia menjadi gitaris pengiring lagu. Hampir semua lagu di buku Antiokhia diketahui, kunci pun hampir semua bisa, karena ga jauh-jauh dari C Am F G semua.
Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di ASia Kecil di mana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. Week End adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan kelompok kategorial berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. 
